BAHAYA FANATIK BUTA

قال شيخ الإسلام بن تيمية رحمه الله : " فمَن تعصَّب لأهل بَلدتِه ، أو مَذهبه ، أو طريقتِه ، أو قرابتِه ، أو لأصدقائِه دون غيرِهم ، كانت فيه شعبةٌ من الجاهلية". (مجموع الفتاوى (٤٢٢/٢٨)) Berkata Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah: Barangsiapa fanatik kepada penduduk negerinya atau madzhabnya atau metodenya atau kerabatnya atau kepada … Lanjutkan membaca BAHAYA FANATIK BUTA

JANGAN SAMPAI ALLAH MELUPAKAN DIRIMU

قال ابنُ القيّم رحمهُ الله: "لا تحسبْ أنَّ نفسك هي التي ساقتكَ إلى فعلِ الخيرات، بل إنك عبد أحبكَ اللّه فلا تفرط في هذه المحبة فينساك". (( عدة الصابرين 304 )). Berkata Imam Ibnul Qayyim rahimahullah: Janganlah engkau kira bahwa dirimulah yang menggiringmu untuk melakukan kebaikan, akan tetapi engkau adalah seorang hamba yang dicintai oleh … Lanjutkan membaca JANGAN SAMPAI ALLAH MELUPAKAN DIRIMU

TERIMALAH KEBENARAN

Al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata: أَنْ تَخْضَعَ لِلْحَقِّ وَتَنْقَادَ لَهُ مِمَّنْ سَمِعْتَهُ وَلَوْ كَانَ أَجْهَلَ النَّاسِ لَزِمَكَ أَنْ تَقْبَلَهُ مِنْهُ. “Yaitu engkau harus tunduk kepada kebenaran dan menerimanya dari siapa saja yang engkau dengar, walaupun dia adalah manusia yang paling bodoh maka kebenaran itu wajib engkau terima darinya.” Jaami’ Bayaaninil ‘Ilmi wa Fadhlih, hal. 226.

BAHAYA KEANGKUHAN

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah juga berkata: أَلَا تَرَى أَنَّ الَّذِيْ يُعَظِّمُ نَفْسَهُ بِالْبَاطِلِ يُرِيْدُ أَنْ يَنْصُرَ كُلَّ مَا قَالَهُ وَلَوْ كَانَ خَطَأً. “Tidak engkau perhatikan bahwa orang yang memuliakan dirinya sendiri walaupun dengan kebathilan, dia ingin membela semua yang dia katakan walaupun salah.” Majmuu’ul Fataawaa (X/292).

Bahaya Akhlak Buruk Berkata

Bahaya Akhlak Buruk Berkata Umar Ibnu Al-Khatthab _radhiyallahu 'anhu_ kepada seorang pemuda seraya menasehatinya: قد يكون في الرجل عشرة أخلاق، تسعة صالحة، وواحدة سيئة فيفسد التسعة الصالحة الخلق السيء اتق عثرات الشباب، أو قال غرّات الشباب. [ مصنف عبد الرزاق 8240 ] Terkadang pada diri seseorang ada sepuluh akhlak, sembilan baik, dan satu jelek, dan … Lanjutkan membaca Bahaya Akhlak Buruk Berkata

Memajang Tulisan Allah dan Muhammad

Memajang Tulisan Allah (اَللهُ) dan Muhammad (مُحَمَّدٌ) di Dinding Pertanyaan: Kami sering melihat di dinding terpampang lafadz Jalalah Allah dan di sampingnya lafadz Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam atau kami mendapati hal tersebut pada lembaran kertas, kitab atau surat kabar. Apakah peletakkan seperti ini diperbolehkan?. Jawaban: Peletakan seperti itu tidak dibenarkan, karena berarti mensejajarkan Nabi … Lanjutkan membaca Memajang Tulisan Allah dan Muhammad

*Al-Urjuzah Al-Mi-iyyah Fi Dzikri Hali Asyrafil Bariyyah*

*Al-Urjuzah Al-Mi-iyyah Fi Dzikri Hali Asyrafil Bariyyah* 📚 100 Bait Syair Tentang Manusia Terbaik Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam *_Karya :_* 📝 Al-Qadhi ‘Ali Bin ‘Ali Bin Muhammad Bin ‘Abil ‘Izz Ad-Dimasyqy Al-Hanafy yang wafat pada tahun 792 H. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرِّحِيْمِ 1⃣ الحَمْدُ لِلَّه القَدِيْمِ البَارِيْ ... ثم صَلَاتُه على المُخْتَارِ ➖ … Lanjutkan membaca *Al-Urjuzah Al-Mi-iyyah Fi Dzikri Hali Asyrafil Bariyyah*

Sumber Pondasi

📚 Ibnu ‘Abdil-Barr rahimahullah berkata: وَاعْلَمْ يَا أَخِي أَنَّ السُّنَنَ وَالْقُرْآنَ هُمَا أَصْلُ الرَّأْيِ وَالْعِيَارُ عَلَيْهِ، وَلَيْسَ الرَّأْيُ بِالْعِيَارِ عَلَى السُّنَّةِ بَلِ السُّنَّةُ عِيَارٌ عَلَيْهِ، وَمَنْ جَهِلَ الأَصْلَ لَمْ يُصِبِ الْفَرْعَ أَبَدًا ☝ Dan ketahuilah wahai saudaraku, bahwasannya sunnah dan Al-Qur’an adalah pokok/sumber dari pemikiran dan timbangan terhadapnya (pemikiran). Bukannya pemikiran yang menjadi timbangan terhadap … Lanjutkan membaca Sumber Pondasi